Tarbiyah Weekly

Hanya sebuah usaha kecil buat da’wah

LIMA BELAS BUKTI

Al Hakim meriwayatkan Al Qomah bin Haris r.a berkata, aku datang kepada Rasulullah SAW dengan tujuh orang dari kaumku. Kemudian setelah kami beri salam dan beliau tertarik sehingga beliau bertanya “Siapakah kamu ini?” jawab kami, “Kami adalah orang beriman ” kemudian baginda bertanya , “Setiap perkataan ada buktinya apakah bukti keimanan kamu?” jawab kami, “Buktinya ada lima belas perkara. Lima perkara yang engkau perintahkan kepada kami, lima perkara yang diperintahkan oleh utusanmu kepada kami dan lima perkara yang kami terbiasakan sejak zaman jahiliyyah?”

Tanya Nabi SAW, “Apakah lima perkara yang aku perintahkan kepada kamu itu?”

Jawab mereka, “Engkau telah perintahkan kami untuk beriman kepada Allah, percaya kepada Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, percaya kepada takdir Allah yang baik maupun buruk.”

Selanjutnya tanya Nabi SAW, “Apakah lima perkara yang diperintahkan oleh para utusanku itu?” jawab mereka, “Kami diperintahkan oleh para utusanmu untuk bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan engkau adalah utusan Allah, hendaknya kami mendirikan sholat wajib, mengerjakan puasa di bulan Ramadhan, menunaikan zakat dan berhaji bila mampu”

Tanya Nabi SAW selanjutnya, “Apakah lima perkara yang kamu masih terbiasakan sejak zaman jahiliyah?” jawab mereka, “Bersyukur diwaktu senang, bersabar diwaktu kesusahan, berani diwaktu perang, ridha pada waktu kena ujian dan tidak merasa gembira dengan sesuatu musibah yang menimpa pada musuh.” Mendengar ucapan mereka yang amat menarik ini, maka Nabi SAW berkata, “Sungguh kamu ini termasuk di dalam kaum yang amat pandai sekali dalam agama maupun dalam tatacara berbicara, hampir saja kamu ini serupa dengan para Nabi dengan segala macam yang kamu katakan tadi.”

Kemudian Nabi SAW selanjutnya, “Maukah kamu aku tunjukkan kepada lima perkara amalan yang akan menyempurnakan dari yang kamu punyai? Janganlah kamu mengumpulkan sesuatu yang tidak akan kamu makan. Janganlah kamu mendirikan rumah mendirikan rumah yang tidak akan kamu tempati, janganlah kamu berlumba-lumba dalam sesuatu yang bakal kamu tinggalkan , berusahalah untuk mencari bekal ke dalam akhirat”.

Agustus 13, 2010 - Posted by | Artikel

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: